Thursday, March 13, 2014

Perihal Putus Asa

Saya rasa saya macam nak "give it up"....
Tapi...
...
...
...
...
...
Saya renung kembali ayat ini yang bermaksud:
“Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,(1) Dan Kami telah menghilangkan dari padamu bebanmu,(2) yang memberatkan punggungmu? (3) Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. (4) Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, (5) sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.(6) Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, (7) dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.(8)”
...
...
...
dan sungguh tidak wajar untuk saya "give it up" kerana putus asa itu merupakan sifat buruk manusia yang ditimpa musibah, kehilangan ghairah untuk hidup, kehilangan ni'mat untuk bekerja, kehilangan gemar untuk beraktiviti sehari-hari sehingga menimbulkan perasaan sedih, menurunkan daya tahan tubuh badan, menimbulkan aura negatif dan terkesan kepada manusia sekeliling, menjadikan cepat jatuh sakit, memberikan beban kehimpitan yang sangat berat dan meracuni kehidupan kita selama-lamanya. Begitulah kesan dan akibatnya bila jiwa mudah terasa putus asa dan alam erti kata lain "give up"...
...
...
...
Allah SWT berfirman dalam surah Fussilat ayat 49 yang bermaksud:
"Manusia tidak jemu memohon kebaikan dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa dan putus harapan."
...
Manusia memang cepat dan mudah putus asa, tapi jangan sekali-kali putus asa dengan rahmat Allah SWT!
...
Muhasabah diri jua ~ "Ingatlah Allah SWT hampir dengan kita. Jika kita rasa gelisah, perasaan ingin berputus asa, kecewa, letih dengan kehidupan...kembalikanlah diri pada Allah SWT. Ambil masa untuk muhasabah dan mengimbau serta mengimbas apa yang menyebabkan hati gundah dan gelisah. Hanya dengan mengadu pada-Nya dan mendekatkan diri pada Yang Maha Pencipta kita itu, hati dan jiwa kita akan tenang, setenangnya."
Allahul Musta'an
— at Putrajaya
Post a Comment